Senin, 31 Mei 2010

Bola Piala Dunia 2010 Buatan Indonesia

Indonesia ikut mengambil bagian untuk Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dengan mengekspor bola kaki untuk hajatan bergengsi sepakbola dunia yang digelar Juli 2010. Permintaan si kulit bundar ke Afrika Selatan mencapai 250.000 unit perhari.

"Sayangnya permintaan bola untuk Piala Dunia belum terpenuhi seluruhnya. Mengingat total produksi bola kaki dalam negeri baru mencapai 300.000 per bulan," ungkap Irwan Suryanto, pengusaha bola kaki di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (19/2/10).

Irwan, owner PT Sinjaraga Santika Sport, perusahaan bola lokal yang memiliki lisensi dari FIFA (organisasi sepak bola dunia) dengan merek Triple S, sampai kini sudah memasok 200.000 bola sepak ke Afrika Selatan.

Bahkan kini dalam proses pengerjaan sekitar 20 kontainer ukuran 20 feet untuk sebanyak 200.000 bola sepak. Harga ekspor bola kaki antara US$ 3-8 per buah.

"Permintaan bola dalam jumlah yang banyak itu, bukan hanya dipakai untuk pertandingan piala dunia, namun sebagai merchandise. Kalau buat pertandingan paling-paling dipakai ribuan, tapi buat merchandise sampai jutaan bola sesuai permintannya," papar Irwan.
Diakuinya, tidak mudah memasok bola kaki untuk pertandingan kelas dunia, banyak tantangan termasuk menghadapi persaingan yang sangat ketat. Mengingat, selama ini pemasok bola kaki dari negara Pakistan, China, Vietnam, Thailand dan negara-negara Asia lainnya.

"Dulu kita ekspor sangat susah, banyak kendala juga negara pengimpor selalu meminta diskon dengan harga yang sangat rendah dengan alasan harga di negara lain yakni China dan Vietnam sangat-sangat murah. Kita pun nggak bisa apa-apa," jelasnya.

Namun sejak mendapat lisensi dari FIFA tahun 2009, produk Triple S sangat dihargai pasar. Bahkan harganya mampu bersaing dengan produk dari negara lain. Dan yang penting lagi
kualitas bola Indonesia lebih bagus karena dibuat dengan kreativitas tangan atau hand made, ucapnya.

Menurutnya, kini negara-negara maju seperti China justru sudah beralih dari produksi bola buatan tangan ke produksi mesin. Dulu di China pabrikan buatan tangan sampai 150 pabrik sekarang hanya 10 pabrik. Dengan mesin kapasitas produksi memang naik dua tiga kali lipat.





sumber :kabarbisnis.com

0 komentar:

Posting Komentar

BANGGA INDONESIA RAYA © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute